Dia bukan untukku
(saat ini)
Pagi yang indah seindah semangat ku .
“ cinta pergi dulu mah “ kata seorang gadis yang bernama
cinta .
“ pagi-pagi amat ada apa memangnya ? “ tanya mamahnya .
“ tidak apa-apa takut kesiangan aja . hehe “ ketawa cinta
tipis menutupi sesuatu .
Sebenarnya
aku buru-buru takut pagi ini tak melihatnya .haha sambil senyum tipis aku
menutupinya .
Tepat pukul setengah tujuh aku sudah
berada di depan pintu gerbang sekolah ku .
Langkah awalku ucapkan . “ bismillah mudah-mudahan aku
melihatnya.” Sambil terburu-buru aku langkahkan kaki . satu dua tiga ku
jejakkan kaki ku di tangga . aku sudah berada di atas yah di lantai dua aku
berada .
“ tuh kan udah ada ,
asiik pagi ini aku lihat dia .“ kataku sambil terus melangkah tanpa berhenti
memandangnya .
Dia cowok yang aku tau
berada di kelas Xf . aku memang belum tau namanya. Tapi kalo aku melihatnya aku
selalu senyum sendiri bahagia . (haha gila kali)
Istirahat pertama pun tiba . aku
bergegas berlari menuju tempat dimana aku bisa melihatnya . Tiba-tiba temanku
Doni mengagetkanku .
“ddddoooorrr !” dengan suara yang mengagetkan seisi sekolah .
haha gakk segituhnya juga .
“ya ampun . kaget gila gue don !” dengan agak marah aku
mencoba menenangkan diriku .
“haha biasa aja cin gak usah kaget gitu . lagi apa kamu di
sini . sekarang tuh istirahat waktunya jajan . ke kanti yu ?”
“ gak ahh duluan aja entar aku nyusul .“ kataku sambil
melihat sana sini mencari sesosok dirinya yang masih misterius di dalam
pikiranku .
“yahh kamu , barengan aja dehh ?”
“ya ampun kamu gak tau kantin ? pokoknya dari sini ada dua
belokan .” kataku sedikit kesal .
“ya ampun cinta aku juga tau kali . eh dua belokan ? perasaan
banyak dehh ? jalan mana kamu ke kantin ?” kata doni agak bingung
“ mau ke tasik ke banjar jakarta atau inggris sekalipun pasti
belokannya ada 2 , yaitu belok kanan dan belok kiri . dodol kamu ah ! hahaha “
aku tertawa lepas .
“hahahaha yaiyalah dasar kamu ada-ada aja.” Sambil
tertawa-tertawa .
Tiba-tiba 3 orang cowok lewat di depan kami berdua . yah aku
tau ada fajrin , fahmi , dani . setauku anak-anak itu suka bareng sama cowok
yang aku taksir itu . aku lihat cowok-cowok itu barangkali ada cowok yang aku
taksir itu . eh ternyata gak ada . agak cemberut aku palingkan muka ku dari
mereka .
Tak lama kemudian sorang cowok datang mencoba mengejar ketiga
cowok itu .
“tungguin hey !” cowok itu berkata sambil lewat di depanku .
Ketika aku balikan muka ku tepat di sampingnya . yah aku
melihat jelas wajahnya . dia tersenyum pada ku . takan ku lupa senyum manisnya
itu .
Waw dia yang selalu ada
di pikiranku yang selalu aku cari di sekolah dia tersenyum padaku dengan manis
. yah senyuman yang hanya beberapa detik tapi itu berarti untuk ku selamanya . gumamku dalam hati .
“woy , berhenti donk liatinnya .“ kata doni yang mencoba
menyadarkanku yang dari tadi hanya liatin cowok yang barusan lewat.
“hah ? apa ? “ dengan terbata-bata aku menjawab sambil
melihat dia yang mulai hilang dari pandanganku .
“dari tadi kamu lihatin dia . kenapa ? suka sama dia ?”
“hemmm gak ko . eh kamu kenal dia ? kamukan Xf ? pasti
kenalkan ?”
“kenal donk , yah temen sekelas aku , kenapa?”
“siapa namanya ? siapa ihh ? “
“beuhh nyantai aja nanyanya , pasti ku jawab ko “
“cepet siapa? Bentar lagi masuk tau .”
“namanya.....”
“namanya ???”
“namanya egi saputra absen ke 3 bangkunya belakang bangkuku ,
anak kos . ngekos deket sekolah kita !”
“aku tanya nya juga namanya .“
“eh di kasih tau bukannya makasih.”
“hahaha iyah jangan marah , makasih yah infonya “
“yah sama-sama kitakan friend . haha eh bentar kenapa nanyain
suka yah ?”
“hemmmm....”
Bel masuk berbunyi .
“udah masuk , ke kelas dulu yah . daaahhh .“
“ehh belum di jawab tau .”
Aku langsung berlari menuju ruang kelasku . tanpa
menghiraukan doni yang masih ngobrol sendirian .
Satu jam kemudian bel pun berbunyi .
“saatnya pulang .” kataku pada dini teman sebangku ku.
“beuh tadi waktu pelajaran manyun mulu kaya yang bete , eh
ngedenger bel pulang hebohnya bukan main .” jawab dini agak heran .
“haha emang kamu gak seneng gitu mau pulang ? apa kamu betah
di sini yah ?”
“gakk lah , mau pulang aku juga “
“duluan yah daahh “
Aku langsung berlari tiba-tiba . “stoopppp” doni mengagetkan
aku lagi .
“eeeehhhh “ aku yang hampir jatuh mencoba menahan.
“eitss hati-hati donk”
“kamu tuhh dateng tiba-tiba tau aku lagi lari kalo aku jatuh
gimana ? mau tanggung jawab ?”
“jangan marah donk , kalo kamu jatuh ntar aku bayarin rumah
sakitnya , janji deh ! haha “
“ ketawa lagi gak ada yang lucu “
“udah donk jangan marah , pulang yuk?”
“gak mau , gak mau bareng kamu .”
“yah masih marah , kalo masih marah gak bakalan di kasih tau
ah tadi egi bilang apa tentang kamu .”
“hah egi ngomongin aku ? ngomong apa dia ?“
“dia bilangggggg ....”
“bilang apa?”
“tapi jangan marah lagi yah ?”
“iyah cepetan kasih tau ?”
“tadi egi tanya ke aku , tadi yang bareng aku siapa . ya aku
jawab cinta anak XD .”
“hah nanyain aku . terus apa lagi ?”
“terus dia bilang . cantik yah “
“serius lo ? gak lagi bercanda kan ?”
“bercanda ko “
“ihhh yang bener , kalo bercanda cinta nangis nih .“ gumamku
kesal .
“hahaha bener ko dia bilang gitu sama aku” mencoba
menenangkan takut bener-bener nangis .
“asiiiikkk ! seneng nyah . haha pulang yuk ahh “
“haha yuk “
Semakin hari aku semakin suka sama dia deh . setiap saat
selalu ingin melihat dia . kenapa yah ? akku suka sama dia ? atau aku cinta
sama dia ? hemm dia yang selalu ada di pikiran aku .
Semakin hari perkembanganku semakin berarti . aku suka
chattingan bareng dia , suka smsan , kadang suka ketemuan . semakin hari aku
semakin dekat dengannya .
Tapi kesini-kesini kabarnya semakin menghilang . kenapa
dengannya yah ? kenapa seminggu ini belum ngabarin aku ? apa dia mau menjauh
dariku ? hem beribu pertanyaan udah ada dalam pikiranku .
Di sekolah jadi jarang ketemu dia . hampir gak pernah . tanya
sama doni dia bilang sekolah . tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya lagi .
apa sekolah ini udah di gedein gitu sampai nyari dia aja susah .
“saatnya istirahat , kantin yuk ?” kata dini mengajk ku
“ gak ahh gak mood “
“kenapa kamu ? minggu-minggu
ini murung terus . sakit ?”
“gak ko , aku gak kenapa-kenapa , mau ke kantin ? beliin
minum yah”
“hemm sukur kalo gak papa. Ohh oke “
Karena aku bete di
kelas sendirian aku keluar saja menunggu dini datang .setelah satu langkah dari
pintu kelas . aku melihat cowok yang gak asing lagi di mataku yah itu egi
sedang ngobrol sama hah ? cewek ? kayanya aku kenal . oh dia tasya anak XB
temen tk , sd , smp aku . yah sudah ku anggap sahabat sedang ngobrol sama orang
yang cari selama ini .
“cinta sini “ panggil tasya dengan ramah
Aku gak bisa balik lagi ke kelas karena tasya sudah melihat
ku duluan . karena gak enak buat gak nyamperin akhirnya aku nyamperin mereka .
“ada apa sya ? panggil cinta ?” aku menatap tasya sambil
sekali-kali menatap egi .
“aku lihat kamu sendirian , gabung sini yuk ? gak papa kan gi
?”
“ohh iyah gak apa-apa ko sya” jawab egi dengan muka ragu .
Aku hanya bisa tersenyum bertanya-tanya mengapa egi ngobrol
hanya berdua dengan tasya . apa sekarang egi pacarnya tasya ?
Hemm positif thinking
cinta mungkin aja mereka cuma temenan . gumamku dalam hati .
“aku punya kabar baik buat kamu “ kata tasya dengan
senyum-senyum penuh bahagia .
“hah ? kabar baik apa sya ? papah kamu pulang dari surabaya ?
terus bawa oleh-oleh buat aku ?”
“haha bukan itu cinta . papah aku pulang seminggu lagi “
“terus apa sya ?”
“aku sama egi udah JADIAN , seminggu yang lalu , iyah kan gi
?”
“iyah “
Hanya itu jawaban yang kudengar dari egi .
Aku terdiam sesaat .
Apa ? JADIAN ?
seminggu yang lalu ? kenapa bisa ? bukan kah selama ini egi dekat denganku ? tuhaan
aku bingung sama apa yang terjadi hari ini saat ini aku seakan hilang ingatan
tak tau siapa yang di depanku aku seakan tak mengenalnya aku seakan tak ingat
siapa dia ? bukankah dia yang selama ini bahagiakan aku ? ternyata dia juga
bahagiakan orang lain bahkan lebih bahagia , tuhan mengapa orang lain itu
sahabatku ? .
“hah jadian ? “ tanya ku kaget .
“iyah cin , kenapa ? kaya yang kaget kamu ?”
“ohh gak ko , se....selamat yah , moga kalian langgeung . heu
..”
“hemm iyah makasih cinta . “ jawab tasya seolah-olah dia tak
menyadari apa-apa .
“aku ke kelas dulunya , takut sudah ada guru masuk .” kata ku
sambil menahan air mata yang hampir menetes .
Tasya hanya tersenyum manis seakan ingin mengatakan pada
dunia bahwa dia bahagia sangat sangat bahagia .
“semoga harimu menyenangkan .” sambil menatapku penuh arti
egi mengatakan itu .
Aku yang tau egi yang bicara padaku aku tak ingin lagi
membalikan badan ku untuk menatapnya , karena aku tau aku pasti akan menangis .
Aku terus berjalan-berjalan satu langkah dua langkah tanpa
sadar aku sudah meneteskan air mata , semua tak sesuai dengan apa yang aku
bayangkan , memang hidup ini takan sama seperti apa yang aku mau tapi aku tidak
ingin ini yang terjadi .
Di rumah .
Gubraaakkk . tanpa sadar cinta menabrak
mamahnya .
“awww
!”
“cinta
,, kalo jalan lihat-lihat jangan nubruk mamah .”
“maap
mah .” dengan lesu ku menjawab , aku seakan tak ada semangat lagi untuk hidup .
Memang ku akui aku merasa sangat-sangat kehilangan dirinya .
Sebelum
ku melanjutkan langkahku mamahku sudah menahanku terlebih dahulu .
“cinta kenapa ?” mamahku heran
“cinta
gak papa ko mah . cinta cape aja cinta mau istirahat dulu mah .“ sambil aku
langsung melanjutkan langkahku yang sempat terhenti .
“ya
sudah istirahat gih kalo ngerasa sakit minum obat yah ?”
Tanpa
menjawab pertanyaan mamahku aku melajutkan langkahku hingga akhirnya aku sampai
di sebuah ruangan tempat aku mencurahkan apa yang sudah terjadi dalam hidupku
yah itu kamarku . Tempat di mana aku bisa melakukan apa yang aku mau tanpa ada
seorangpun yang mampu mengganggu .
Setelah aku simpan tasku di atas kasur aku langsung
membawa satu buku kecil yang berwarna ungu cerah dengan pena diatasnya . Setelah buku dan penanya ada
di genggaman ku aku langsung duduk di tempatr tidurku . Pelahan-lahan aku buka
satu persatu lembaran yang ada di buku ku sekilasku lihat banyak cerita di
hidupku dan ada seorang nama cowok yang selama ini aku kagumi yah itu dia EGI .
yang sekarang pacar sahabatku TASYA .
Hingga
akhirnya aku menemukan kertas kosong segeralah aku menulis ..
Dear diary ..
Hari yang
telah ku lalui sekarang begitu berat .
aku harus menerima satu kenyataan yang tak seharusnya menjadi nyata . tuhan ...
sekarang aku tau mengapa selama ini dia pergi menjauh , dia berusaha menghindariku
mungkin karena itu , karena dia sekarang pacar sahabtku tasya . Tuhan ..
mengapa dia ? mengapa sahabatku ? tuhan tidak kah engkau tau aku sangat mencintainya ?
Mungkin
saat ini aku masih terluka tapi suatu saat nanti aku akan tegar aku akan
menerima semua ini . sekarang aku mengerti semua ini terjadi atas apa yang
telah engkau rencanakan . aku harus kuat , aku harus bangkit , aku tak boleh
selamanya begini . mungkin tuhan punya yang lebih baik dari dia . mungkin untuk
saat ini tuhan belum mengijinkan ku untuk bersamanya . aku akan mencoba
tersenyum bahagia karena kamu juga bahagia EGI .
Sambil
ku menghapus air mataku . aku tutup buku ku ini dengan senyum semangat baru
karena aku yakin kebahagiaan ku bukan hanya bersamanya . ku simpan kembali
bukuku di atas meja . ku berbaring di atas kasur dan hemmm . aku terlelap .